PROFIL IKDAR

PROFIL SINGKAT IKATAN ALUMNI DAARUL RAHMAN { IKDAR }

Bagaimana membangun organisasi IKDAR menjadi suatu organisasi yang berkualitas dan dapat memberikan kontribusi untuk bangsa dan negara. Organisasi adalah kesatuan ( entity ) social yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relative dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relative terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. Akhirnya organisasi itu ada untuk mencapai “ sesuatu “ ini adalah tujuan, dan tujuan tersebut biasanya tidak dapat dicapai oleh individu – individu yang bekerja sendiri atau jika mungkin, hal tersebut dicapai secara lebih effisien melalui usaha kelompok.

Kualitas adalah kesesuaian dengan tujuan atau manfaatnya, menurut Juran (1962) atau menurut Crosby (1979) Kualitas adalah kesesuaian dengan kebutuhan yang meliputi availability, delivery, reliability, maintainability dan cost effectiveness,. Selain itu kualitas memerlukan suatu proses perbaikan yang terus menerus ( continuous, improvement process ) yang dapat diukur, baik secara individual, organisasi, korporasi dan tujuan kinerja nasional. Suatu organisasi akan kokoh dan dianggap berkualitas apabila mempunyai fondasi yang kuat dan benar. Fondasi suatu organisasi mencakup system, struktur dan budaya organisasi yang jelas dan teratur serta mempunyai planning yang jelas baik planning jangka panjang maupun planning jangka pendek.

IKDAR harus dapat menentukan tujuan yang akan dicapai, baik tujuan jangka panjang maupun tujuan jangka pendeknya serta instrument apa saja yang dibutuhkan dan digunakan untuk pencapaian tujuan tersebut. Setelah tujuan yang akan dicapai itu sudah jelas maka organisasi IKDAR juga harus didukung dengan SDM yang mumpuni sesuai dengan bidang masing – masing. Di dalam organizing, manajemen IKDAR harus dapat menyatukan visi dan misi para personil yang ada didalamnya, sehingga menjadi satu kesatuan yang solid dan manajemen IKDAR harus selektif dalam merekrut orang yang akan masuk ke dalam organisasi tersebut serta menentukan posisi, jabatan serta wewenang seseorang sesuai dengan keahliannya, karena inipun akan dapat menetukan sukses tidaknya suatu organisasi. Selain SDM yang mumpuni IKDAR juga harus mempunyai SDM yang professional, mempunyai loyalitas yang tinggi dan mampu mengaplikasikan tugas dan tanggung jawab yang diberikannya kepada masyarakat sehingga tidak menjadi suatu organisasi yang pasif / yang hanya bagus programnya saja tapi tidak ada actionnya di masyarakat alias macan kertas.

Setelah itu organisasi IKDAR harus dapat terus berinovasi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Tahap selanjutnya adalah menyusun strategi. Proses perencanaan strategi terdiri dari fase formulasi strategi, yang terdiri dari evaluasi hasil lalu, evaluasi misi – tujuan – sasaran, review strategis, scanning peluang – ancaman eksternal, scanning kekuatan – kelemahan internal, analisis factor strategis, review misi – tujuan – sasaran dan mengembangkan alternative, fase implementasi strategis dan fase evaluasi dan control. Strategi merupakan penentuan dari tujuan dasar jangka panjang dan sasaran suatu organisasi dan penerimaan dari serangkaian tindakan serta alokasi dari sumber – sumber yang dibutuhkan untuk melaksanakan tujuan tersebut.

Setelah itu semua dimiliki oleh IKDAR (fondasi, strategi dan tujuan ) barulah kita dapat melihat atau mengevaluasi seberapa efektif organisasi IKDAR tersebut. Dengan memakai goal attainment approach pendekatan pencapaian tujuan, apakah tujuan daripada IKDAR sudah tercapai atau terrealisasikan, seberapa besar presentasi pencapaian tujuan tersebut dan apa kendala yang dihadapi, dengan demikian dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan untuk masa depan IKDAR yang lebih baik dan menjadikan IKDAR sebagai suatu organisasi yang berkualitas dan mempunyai komitmen yang jelas yang dapat dirasakan oleh masyarakat dalam komunitas IKDAR itu sendiri maupun masyarakat luas atau bangsa dan negara.

Organisasi IKDAR akan dapat memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara serta dapat ikut berpartisipasi dalam menghadapi berbagai persoalan ummat, apabila :

1. Organisasi IKDAR harus mempunyai SDM yang mumpuni, artinya orang – orang yang ada didalamnya harus professional, handal dan peka terhadap suatu masalah yang terjadi baik di lingkungan IKDAR maupun masalah yang terjadi di luar lingkungan IKDAR dan mampu memberikan tindakan atau action yang jelas yang dapat dijadikan solusi dari masalah tersebut.

2. Organisasi IKDAR harus bisa beradaptasi dengan lingkungan luar yang berubah – ubah dengan berbagai jenis dan warna yang dimiliki, artinya IKDAR harus bisa mengantisipasi segala aliran atau kepercayaan diluar keyakinan yang dianut oleh IKDAR itu sendiri artinya IKDAR dapat bersikap fleksibel.

3. Organisasi IKDAR harus bisa selalu berinovasi, membuat suatu tindakan – tindakan yang mengikuti kebutuhan masyarakat, sehingga organisasi IKDAR tidak statis tetapi bisa berkembang lebih besar lagi yang akan memberikan pengaruh kepada masyarakat dan keberadaannya akan lebih bermanfaat untuk bangsa dan negara.

4. IKDAR harus mempunyai kekuatan di akar rumput / grass root

5. Organisasi IKDAR harus bisa menjadi representation atau perwakilan baik dalam suatu kesatuan organisasi yang sejenis atau diluar organisasi yang sejenis.

Tatik Irmawati

Juli 4, 2008 — ikdar

Dari masa kemasa pesantren Daarul Rahman terus mengalami perkembangan dan tidak hanya terbatas pada pengkajian keilmuan semata, akan tetapi lebih mengarah pada kemaslahatan santri dan masyarakat secara umum. Sampai akhirnya pesantren ini dikenal luas bukan hanya dari sistem pendidikan dan para alumninya, akan tetapi juga karena memiliki lembaga yang juga mempunyai peran penting dalam masyarakat.

Pondok Pesantren Daarul Rahman, kini telah memiliki ribuan alumni lebih, yang tersebar di seluruh pelosok nusantara dan tersebar di berbagai ruang dan profesi ; pengasuh pondok pesantren, pengasuh majelis ta’lim, madrasah, pendidikan umum, wartawan, politisi, pengusaha, akademisi, birokrasi, social kemasyarakatan dan kepemudaan (PMII, HMI, GP ANSOR), diantaranya :

  1.  Husen Ali
  2. Rahmat Hidayat Pulungan (Ucok)
  3. Nurdin
  4. Ahmad Fuadi, Lc
  5. Nila Sari
  6. Ahmad Multazam
  7. Neng Iis Isroriyah
  8. Abdul Ghofar
  9. Sis Abdul Ghoni, SE
  10. Syarif Ray Rangkuti
  11. Saeful Rizal, Map
  12. Mufti Makarimal Akhlak
  13. Dahlia Umar
  14. Sulaiman Haikal
  15. Ratu Siti Romlah
  16. Addin Jauharuddin
  17. Arskal Salim
  18. Ahmad Ubaidillah
  19. H. Nurhasan, MA
  20. Yusuf HM
  21. H. Ahmad Juhandi
  22. Agus Umar, MA
  23. Syiaruddin
  24. Muhammad Zuhri
  25. H. Hadholi Efendi
  26. Yunus Hasyim
  27. Praka Abdurrahman
  28. Aidin Tamim

 

Adapula para da’I, mubaligh, penceramah dan pimpinan majlis ta’lim/zikir diantaranya ;

  1. Ibnu Abidin, Lc
  2. Abdul Mu’in Muhyi
  3. Zuhri Ya’kub
  4. DR. Ilyas Marwal
  5. Muhaimin Sholeh
  6. Jamalullail, Lc
  7. Muhammad Bazzar
  8. H. SHoleh Sofyan (Sapujagad)
  9. H. Muhammad Hayatuddin (Mohay)
  10. H. Iwan Zawawi
  11. H. Ahmad El-Quroy
  12. H. Helmy Jatmika
  13. H. Drs. Ahmad Damanhuri
  14. H. Mujahidin Ali
  15. H. Sofyan Siddik
  16. H. Ahmad Ghozali, Lc
  17. H. Ihya Ulumuddin (Jakatingkir)
  18. Habib Ridho
  19. H. Syukron Abbas
  20. H. Mohammad Holil
  21. H. Khudori
  22. H. Zarkasyi
  23. H. Qolyubi
  24. H. Sofwan (Jaka Gledek)
  25. H. Oos Kosasih

Dalam peran dan fungsinya, alumni pesantren Daarul Rahman telah berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi agama, bangsa dan negara, namun tentunya dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya.

Pesantren Daarul Rahman yang telah berdiri beberapa dekade yang lalu mempunyai visi membentuk manusia yang memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Beberapa alumni Pesantren Daarul Rahman telah masuk di berbagai profesi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tingkat ekonomi ke bawah, seperti pengajar di pesantren, madrasah, dan majelis ta’lim.Hal ini sebenarnya memberikan dampak langsung yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Puluhan alumni menjadipengasuh di pesantren di pelosok wilayah nusantara, hal ini menunjukkan alumni Pondok Pesantren Daarul Rahman berusaha sekuat tenaga dan fikiran untuk mengabdi kepada masyarakat Indonesia.

 

STRUKTUR  IKATAN ALUMNIPONDOK PESANTREN DAARUL RAHMAN 2013-2017

 Dewan Penasihat :

  • H Muhaimin Sholeh

 Dewan Pengawas dan Pembina :

  • H Muhammad Faiz SM

Sekretaris Pembina :

  • Syukron Abbas

Ketua Umum            : Hj Iis Isroriah

Sekretaris Jendral : Ust Dendy Zuhairil  Finsa. SH

Bendahara Umum  : Fitri Sundari

Ketua Bidang Humas :

  • Nafis Qurtubi
  • Rahmi Astuti ( sekretaris )

Ketua Bidang Rumah Tangga :  

  • Ust Tubagus Masnun
  • Ust Muhammad Zaky ( Sekretaris )

Ketua Bidang Ekonomi :

  • Ust Ahmad Multazam
  • H Abdul Gofar ( Sekretaris )

Ketua Bidang Pesantren :

  • H. Umar Faruq
  • Muhammad Holis ( Sekretaris )

Ketua Bidang Dakwah :

  • Ust Ahmad Elquroy
  • H Abdullah Sa’alih ( Sekretaris )

Ketua Bidang Kaderisasi :

  • Muhammad Zaid
  • M Iqbal Alamsyah ( Sekretaris )

Ketua Bidang Kewanitaan :

  • Widya Tresna Utami
  • Murniasih Fatra ( Sekretaris )

 

Jakarta 13 Oktober 2014

Keputusan Pleno 2014

 

Rek IKDAR dan NPWP

Bank Mandiri KCP Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan

No. Rekening : 1240088999009 a/n IKDAR

NPWP             : 03.307.269.5-012.000